Zikir Madihin
Ilahi …
Lah bumi … lah bumi titian
Bumi … titian
Tujuh lapis bumi untuk titian
Tujuh lapis langit untuk pegangan
Lam jalalah jalan aku tuliskan
Merasa ringkih s’luruh raga badan
Kujemputi tasbih yang taburahai
Basmalah tali ikat perangkai
Supaya jalannya janganlah rundak rakai
Meniti fitrah mudahan niat sampai
Sesungguhnya aku gentar bermuraqabah di hadapan-Mu
Aku manusia yang tak bermuka tiada bersyukur atas
segala nikmat-Mu dan mendustakan s’luruh jalan yang
Engkau hamparkan di mataku
Malam ini aku membuang maluku
Membuang sipu sipuku
Di sujudku gemetar mudraku
Girisan menadah ke arasy-Mu
Parau menyeru asmamu dalam isakku
Pedih mataku dalam cahaya mata-Mu
Ya Rabbi jangan engkau padamkan lampu basirah
di tangan-Mu
nyalakan makrifatullah dalam batinku
Ilahi …
Lah lemah … lah lemah lunglai
Lemah … lunglai
Lemah lunglai jiwa ragaku dalam nyala agung-Mu
tadzallulku tiada terkira mengotori
Riyaddhus Shalihin junjunganku
Aku sujud mencium Rabbmu
Basuhkan syahadatku dengan ayat-ayat firman-Mu
Bilaskan dengan air mata telaga malakut-Mu
Aku manusia yang sesat dalam kasih sayang-Mu
Ilahi …
Lah bunga … lah bunga tanjung
Salaga … belah
Bunga tanjung salaga belah
Lah kunang … lah kunang
Kunang-kunang di rumpun serai
Ampunkan dosaku banyak bersalah
Sebelum aku mati kita jangan bercerai
A a a a a i …
(Amuntai, 2005)
